Senin, 07 Januari 2013

[Tulisan 4] Cita-cita



[Tulisan 4] Cita-cita

[Mata Kuliah] Softskill - Ilmu Sosial Dasar
Nama     : Cipto Prasetio Sutikno
NPM      : 18611407
Kelas      : 2SA05
 

            Pedang Katana.. ya, sebilah pedang panjang nan tajam dan menyeramkan itu adalah idaman saya sedari kecil.. namun, untuk apa? Sebuah pedang khas negara Sakura tersebut menjadi dambaan seorang anak ingusan yang tak bisa diam bermain kesana-kemari? “aku akan menjadi seorang samurai hebat di masa depan nanti, dan aku akan membasmi kejahatan!” angannya. Melihat teknologi zaman kini yg telah menggunakan Pistol, Senapan Mesin atau Otomatis dan sebagainya, sepertinya mustahil untuk seorang Samurai (arti; Kesatria) dapat membunuh orang lain yg menjadi musuhnya.. yaah, mau bagaimana lagi, zaman sudah terlampau instant, segalanya menjadi lebih mudah, telepon genggam, TV layar datar, meh..
            Seorang pria dengan pedang adalah sosok yang menunjukkan kebesaran, ketangguhan, keperkasaan, kegagahan serta kewibawaan, namun saat ini belum banyak orang yang memahami arti kemuliaan tersebut, saat ini banyak orang yang menyalahgunakan pedang sebagai alat yang wajib / harus digunakan untuk menyelesaikan permasalahan sepele sekalipun, hingga pada akhirnya salah satu / sekelompok diantara mereka terluka bahkan terbunuh secara sia-sia, naudzubillahimindzalik, semoga kita terhindar dari hal yang demikian.
          
           Pedang adalah benda yang menakutkan, itulah image yang kini tersebar dimasyarakat luas, perlu kita maklumi memang karena belum adanya pemahaman yang benar tentang arti sebuah pedang dimata masyarakat kita yang secara umum masih mengutamakan otot / kekerasan dibandingkan akal sehat / kedamaian, tidak seperti dinegara-negara maju lainnya (bisa dikarenakan dinegara kita banyak orang yang tidak sekolah / berpendidikan rendah serta krisis ekonomi yang melanda sehingga mempengaruhi tatanan sosial dan emosi masyarakat). Pada masa kini, di era / zaman yang damai ini, pedang seharusnya tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang menyeramkan, pedang bukanlah lagi dipakai sebagai senjata dan alat berperang.
          
           Sebagai manusia yang maju dan bermartabat (berilmu dan berpendidikan), seharusnya kita lebih arif dan bijaksana dalam berfikir. Pedang adalah sebuah karya seni, sama seperti tarian, patung, ukiran, lukisan, dan hasil seni budaya lainnya, pedang adalah hasil peninggalan budaya leluhur sejak zaman terdahulu hingga zaman mendekati modern yang dapat dinikmati keindahannya, setiap budaya dan negara menciptakan pedang (baik jenis maupun bentuk) yang berbeda-beda ; dari cara pakai, kegunaan, teknik, filosofi, dan lain sebagainya yang sangat unik dan menyenangkan untuk kita gali nilai historis / sejarahnya. Bagi kolektor dan pecinta pedang, pedang adalah sesuatu yang sangat menyenangkan untuk dicari / dikoleksi (fisiknya) dan dipelajari (ilmu / filosofinya).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar